Sinopsis Firegate: Piramid Gunung Padang (2016)

Movimagz – Film FIREGATE: PIRAMID GUNUNG PADANG mengisahkan tentang kontroversi sekaligus spekulasi yang terjadi akibat penemuan sebuah piramid berumur 4500 SM. Dimana piramid tersebut ditemukan di Gunung Padang yang berada di Cianjur.

Penemuan piramid tersebut tidak membutuhkan waktu lama segera menjadi buah bibir di kalangan masyarakat awam maupun kalangan para ahli. Hal tersebut tidak lepas karena piramid tersebut berumur lebih tua dari piramid yang pernah dibangun di Mesir. Padahal selama ini dunia menganggap bahwa piramid tertua hanya pernah dibangun di Mesir. Keberadaan dari piramid yang ada di Gunung Padang tersebut lantas membuat spekulasi bahwa Indonesia di masa lampau juga memiliki peradaban yang tidak kalah maju dengan peradaban yang dimiliki oleh kaum Mesir.

Hal tersebutlah yang kemudian menarik perhatian sekaligus rasa ingin tahu sebuah kelompok arkeolog Indonesia. Kelompok arkeolog tersebut percaya bahwa ada sesuatu yang lebih besar tersembunyi dibalik Piramid Gunung Padang tersebut. Mereka percaya bahwa ada sebuah ilmu pengetahuan besar yang apabila berhasil digali maka akan mengubah seluruh tatanan sejarah Indonesia bahkan mungkin dunia. Untuk itulah kelompok arkeolog tersebut segera melakukan perjalanan ke Cianjur untuk meneliti lebih jauh sekaligus lebih dalam Piramid tersebut.

Kelompok arkeolog itu sendiri dipimpin oleh seorang Profesor Arkeologi bernama Theo Wirawan (Ray Sahetapy). Dimana digambarkan Profesor Theo Wirawan adalah seorang pribadi yang sangat menjunjung tinggi ilmu pengetahun dan juga memiliki rasa ingin tahu yang besar. Untuk itulah Profesor Theo Wirawan selalu berusaha memecahkan misteri untuk kepentingan orang lain. Profesor Theo Wirawan tidak bekerja seorang diri. Karena dia memiliki arkeolog kepercayaannya yang selalu membantunya bernama Arni Kumalasari (Julie Estelle). Arni Kumalasari sendiri memiliki sifat yang hampir tidak jauh berbeda dengan Profesor Theo Wirawan. Yaitu selalu menjunjung tinggi ilmu pengetahuan dan selalu percaya misteri sebesar apapun pasti mampu dipecahkan dengan nalar dan akal sehat. Sehingga tidak heran apabila Arni Kumalasari tidak pernah percaya dengan hal apapun yang berbau takhayul maupun mitos.

Kepercayaan itu pula yang dibawa Arni Kumalasari dan seluruh kelompok arkeolog ketika melakukan penelitian di Piramid Gunung Padang tersebut. Padahal orang-orang disekitar telah memperingatkan kelompok arkeolog tersebut untuk tidak mendekati Piramid Gunung Padang tersebut. Karena mereka percaya bahwa ada kekuatan besar sekaligus tersembunyi yang menjaga tempat tersebut. Peringatan dari para warga dianggap angin lalu oleh kelompok arkeolog dan mereka tetap melanjutkan penelitian. Nyatanya keberadaan dari Piramid Gunung Padang tersebut bukan hanya menarik perhatian dari kelompok arkeolog namun juga para wartawan. Baik wartawan televisi maupun wartawan cetak. Salah satunya adalah seorang wartawan handal bernama Tomo Gunadi (Reza Rahadian). Tomo Gunadi yang memiliki insting seorang wartawan memiliki kepercayaan bahwa berita tentang Piramid Gunung Padang akan menjadi sebuah berita yang besar apabila digali dengan cara yang tepat. Namun sayangnya dengan banyaknya wartawan lain yang juga meliput tentang berita tersebut tentunya sulit bagi Tomo Gunadi mendapatkan berita ekslusif. Untuk itulah dia berusaha mendekati Arni Kumalasari yang tergabung dalam kelompok arkeolog untuk bisa mendapatkan berita langsung.

Hingga kemudian penelitian dari kelompok arkeolog tersebut mulai menunjukan hasilnya. Yaitu ketika mereka menemukan semacam pintu masuk untuk masuk lebih dalam lagi menuju dasar Piramid Gunung Padang tersebut. Namun ternyata disitulah, masalah besar baru saja dimulai. Yaitu ketika sesosok misterius sekaligus mengerikan keluar karena merasa terusik. Satu demi satu dari kelompok arkeolog tersebut pun merenggang nyawa dengan cara yang mengerikan. Termasuk diantaranya adalah Profesor Theo Wirawan. Ternyata Piramid Gunung Padang tersebut adalah sebuah firegate yaitu sebuah Gerbang menuju pintu neraka. Arni Kumalasari dan Tomo Gunadi menyadari bahwa ada kekutan supranatural besar yang menjaga tempat tersebut dan diluar kapasitas mereka sebagai manusia biasa. Dengan bantuan seorang ahli supranatural yaitu Guntur Samudra (Dwi Sasono), mereka semua berusaha menghentikan mimpi buruk tersebut sebelum semuanya terlambat.

Kubo and The Two Strings; Animasi dengan Efek Visual Menakjubkan

Movimagz – Era surgawi film animasi rupanya telah hadir di tahun ini. 2016 dianggap menjadi tahun terbaik bagi film olah gambar tersebut. Terbukti dari banyaknya animasi unggulan yang rilis di tahun ini dan dengan mudahnya memasuki deretan Box Office. Sebut saja Kungfu Panda 3 produksi Dreamworks, Zootopia karya Disney serta Finding Dory keluaran Pixar-Disney. Dan kini, giliran Laika Entertainment merilis sebuah film animasi menakjubkan bertajuk “Kubo and The Two Strings”.Film yang baru rilis tanggal 19 Agustus kemarin tersebut mengisahkan tentang seorang bocah Jepang bermata satu. Ia hidup bersama ibunya di sebuah desa kecil. Sang ibunda sakit sehingga Kubo harus mencari uang untuk biaya hidupnya. Berbekal sebuah instrumen gitar dengan tiga senar buatan ibunda, Kubo pun menjadi penutur kisah di desa. Ia menceritakan beragam kisah menakjubkan dengan ayahnya sebagai lakon dan origami (seni kertas lipat) sebagai pendamping kisahnya.Lalu demi menghindari kakeknya yang bukan lain adalah Raja Bulan, Kubo haruslah sudah pulang ke gua tempat tinggalnya bersama sang ibu sebelum matahari tenggelam. Pasalnya, jika Raja Bulan mengetahui keberadaan Kubo, maka ia akan mengambil satu-satunya mata yang Kubo miliki. Namun suatu hari Kubo melanggar peraturan dari ibunya tersebut. Ia pun dikejar keluarga Raja Bulan. Sang ibu menyelamatkan Kubo dengan menyuruhnya pergi. Maka sejak itu dimulailah petualangan Kubo yang menakjubkan.

Ada hal menarik dari animasi 3D ini. Pertama yakni penampakan visual yang sangat indah. Film ini disebut-sebut sebagai puncak prestasi Laika selama di dunia industri film. “Ini adalah film dengan visual paling menakjubkan dibanding animasi-animasi sebelumnya di tahun ini, atau bahkan beberapa tahun terakhir ini. Animasi stop-motion karya Laika telah mencapai puncaknya di sini. Mereka menggunakan kombinasi stop-motion dan efek digital yang diramu sedemikian rupa hingga menghasilkan sesuatu benar-benar istimewa,” dikutip dari cinemablend.

Visual seperti apa yang disebut menakjubkan tersebut? Beberapa di antaranya yakni ketika scene puluhan origami Kubo terbang ke udara sekaligus. Namun yang menakjubkan, setiap kertas cantik itu bergerak sendiri secara independen. Tampilan ini ternyata mampu dilakukan oleh sebuah industri animasi yang bahkan prestasinya terbilang sangat jauh di bawah Disney. Selain itu, film Kubo and The Two Strings juga menampilkan visual menakjubkan ketika scene gerakan jubah melayang di udara, kapal berlayar di atas air dan lain sebagainya.

Tak hanya visual, film yang bertema fantasi petualangan tersebut juga mendapat nilai plus dalam latar musiknya. Mengingat sang tokoh utama, Kubo adalah pemain gitar, maka musik menjadi peran kunci dalam film yang di bintangi pengisi suara Art Parkinson dan Charlize Theron tersebut. Namun kecakapan musik dalam film ini tak perlu diragukan karena sang komposer bukan lain adalah Dario Marianelli yang pernah memenangkan piala Oscar.

Bagian highlights musik dalam film ini terjadi saat Kubo memainkan aransemennya dengan sangat indah. Ditambah di bagian penutup dengan munculnya suara Regina Spektor yang Mencover lagu “While My Guitar Gently Weeps” milik The Beatles, maka jadilah musik menambah nilai plus film yang disutradarai Travis Knight tersebut. “Musik menjadi sihir dalam film Kubo and The Two Strings, dan musik yang dimainkan Kubo adalah yang paling transportif dalam film,” dilansir Cinemablend.

Jika menyebut kekurangan dalam film Box Office ini, maka ada pada plot kisah yang sangat standar. Yakni sekedar sebuah perjalanan heroik tanpa adanya peristiwa yang sangat mengejutkan. Mudah sekali menebak kelanjutan setiap alur cerita yang berlatar Jepang di era kuno ini. Selain itu, kekerasan yang agak mengerikan juga ditemui dalam film ini.

Kendati demikian, gagalnya alur kisah tersebut tidaklah terlalu mengecewakan dibandinKubo and The Two Stringsg tampilan animasi yang menakjubkan. Dengan adanya aksi sekaligus drama, film ini pun dapat membawa penontonnya hanyut pada ketegangan, ketakutan, bahkan mungkin dapat membuat penonton tertawa dengan beberapa leluconnya. Sebagai kesimpulan, film ini berhasil menyuguhkan visual yang bahkan para pecinta film mungkin enggan melewatkannya meski sekedar sekedipan mata.

Trailer: Kubo and The Two Strings

7 Film termahal Sepanjang Sejarah Hollywood

Movimagz – Semakin mahal budgetnya, semakin bagus filmnya. Benarkah anggapan tersebut? Aktor yang bertarif tinggi, visual effect yang menakjubkan, sound effect yang menggema, hingga pembuatan 3D membuat sebuah film dapat menghabiskan dana hingga triliunan rupiah.Berikut 7 film termahal menurut Forbes dan IMDb dengan turut mempertimbangkan inflasi sehingga film lama pun dapat senilai masa kini.

1.Pirates of the Caribbean: At World’s End

Peringkat pertama film termahal bukan lain adalah seri ketiga Pirates of The Caribbean “At World’s End”. Film yang diproduksi Walt Disney ini menghabiskan dana hingga USD 300 juta atau setara kurang lebih Rp 3 triliun.

Apa yang membuat film produksi tahun 2007 ini mengeluarkan budget sangat fantastis? Dilansir dari laman Forbes bahwa flm yang dibintangi Johny Deep ini  telah berhasil membawa penonton seakan berada di dunia luar dengan pemandangan yang sangat menakjubkan.

“Top notch actor? USD 10 juta (Rp 100 milyar). Tim visual effects? USD 25 juta (Rp 25 miliar), Shooting 3D? USD 15 juta (Rp 15 miliar). Menciptakan sebuah film yang membawa para penontonnya kedunia lain? Inilah yang pasti tak dapat dihitung dengan angka,” dikutip dari laman Forbes.

2.Titanic

Jika memperhitungkan inflasi, peringkat kedua film termahal diraih oleh Titanic dengan budget (pasca inflasi) mencapai USD 294 juta atau setara Rp 2,9 triliun. Studio Century Fox sendiri mengatakan anggaran yang keluar sekitar USD 200 juta untuk produksi film tahun 1997 tersebut.Namun yang lebih menakjubkan, film karya James Cameron tersebut telah meraup lebih dari USD 2,1 miliar atau sekitar Rp 21 triliun hanya dari homevideo.

3.John Carter

Sebagaimana Pirates of The Caribbean, John Carter merupakan salah satu film di bawah naungan Walt Disney. Meski keduanya sama-sama menghabiskan anggaran fantastis, namun John Carter yang diproduksi tahun 2012 ini tak membawa keuntungan bagi Walt Disney.

Budget yang dikeluarkan film bergenre fiksi sains dan fantasi tersebut mencapai USD 264 juta atau sekitar Rp 2,6 trilun.Namun sayangnya, film mahal ini mengalami defisit hingga USD 20 juta dan membuat Disney dilanda kerugian pada kuartal kedua tahun 2012.

Semakin mahal budgetnya, semakin bagus filmnya. Benarkah anggapan tersebut? Aktor yang bertarif tinggi, visual effect yang menakjubkan, sound effect yang menggema, hingga pembuatan 3D membuat sebuah film dapat menghabiskan dana hingga triliunan rupiah.

4.Avengers: Age of Ultron dan Batman v Superman: Dawn of Justice

Kedua film superhero tersebut menghabiskananggaran yang hampir sama, yakni sekitar USD 250 juta atau setara kurang lebih Rp 2,5 triliun. Dikutip dari Forbes, bahwasanya sulit untuk menentukan dengan tepat film mana yang memiliki budget termahal mengingat anggaran film yang tiba-tiba meroket ataupun adanya elemen tertentu yang menyebabkan harga meningkat. Kendati demikian, film superhero lah yang dipastikan memiliki budget meroket. “Film ini (superhero) membutuhkan anggaran lebih untuk menutupi biaya efek khusus baik visual dan suara, serta biaya stunts (pemeran pengganti),” dilansir dari Forbes.

Maka tak heran jika Avengers: Age of Ultron besutan Marvel dan Batman v Superman: Dawn of Justice produksi DC Comics menghabiskan banyak anggaran produksi hingga menghasilkan film yang menakjubkan.

Namun hal menarik ada pada Avengers: Age of Ultron yang juga menghabiskan banyak biaya untuk para aktor. Salah satu aktor, Robert Downey Jr. (pemeran Iron Man) bahkan termasuk aktor hollywood dengan bayaran tertinggi. Belum lagi membayar pemeran anggota avengers lain seperti Chris Evans (Captain America), Chris Hemsworth (Thor), Mark Ruffalo (Hulk), Scarlett Johansson (Black Widow) dan Jeremy Renner (Hawkeye) yang juga menerima bayaran setiap harinya satu digit juta dolar atau dua digit miliar dalam rupiah.

5.Cleopatra

Dengan budget yang sangat fantastis,sekitar USD 241 juta atau kurang lebih Rp 2,4 triliun (dihitung pasca inflasi), film yang dibintangi Elizabeth Taylor dan Richard Burton ini dianggap tak masuk diakal.

Bagaimana tidak, film yang diproduksi tahun 1963 tersebut tentulah tak layak menghabiskan banyak anggaran untuk alasan kemajuan teknologi. Namun nyatanya, drama epik sejarah tersebut mengalami masalah produksi dari gonta – gantinya direktur dan pemain, skrip yang gagal, hingga isu skandal. Akibat kegagalan film Cleopatra ini, 20th Century Fox nyaris gulung tikar pada tahun 1963.

6.Avatar

Inilah film James Cameron selain Titanicyang mengeluarkan budget sangat fantastis. Sebanyak USD 237 juta atau sekitar Rp 2,3 triliun dihabiskan untuk biaya produksi film tahun 2009 tersebut. Biaya besar produksi Avatar dinilai sangat lumrah karena film yang dibintangi Sam Worthington ini menggunakan stereoscopic film-making, 3D version dan motioncapture animation yang tentu membutuhkan biaya yang tak sedikit.

Demikian tujuh film yang mengantongi label sebagai film termahal yang pernah dibuat sepanjang sejarah dunia hollywood. CEO Skydance Media, Paul Schwake menyebutkan bahwa ternyata anggaran yang fantastis tidak serta merta membuat film itu laris manis. Bahkan dalam daftar yangdimiliki Paul, film terlaris justru diraih Star Wars: The Force Awakens yangmenghabiskan anggaran USD 200 juta (Rp 2 triliun) namun berpenghasilan Box Office hingga USD 2,06 miliar (Rp 20 triliun).

Hey there!

Forgot password?

Forgot your password?

Enter your account data and we will send you a link to reset your password.

Your password reset link appears to be invalid or expired.

Close
of

Processing files…