in

Dipuji Astronot NASA, Ini 3 Film Luar Angkasa Terbaik

Movimagz – Film bertema luar angkasa selalu menarik perhatian para pecinta film. Pemandangan yang menakjubkan ditambah petualangan antariksa yang seru begitu mudahnya mengundang emosi penonton. Belum lagi ilmu sains dibalik cerita yang mampu membuat decak kagum.Beberapa tahun terakhir, film-film Antariksa lengkap dengan aksi astronotnya mendulang banyak kesuksesan Box Office. Meski tak menampik film-film astronot 90-an pun seringkali membuat takjub. Berikut lima film luar angkasa yang diakui sebagai yang terbaik, bukan hanya oleh penonton ataupun kritikus film, melainkan dari para astronot NASA.

1.The Martian (2015)

Bagaimana rasanya hidup seorang diri di luar angkasa, di sebuah planet yang jauh dari bumi, di daerah yang bahkan tak ada unsur kehidupan. Takut dan putus asa, mungkin itu saja yang akan kita pikirkan. Namun tidak bagi astronot ahli botani, Mark Watney.
Diperankan oleh Matt Damon, Mark dapat bertahan lebih dari setahun di Mars setelah ditinggalkan oleh kru astronotnya karena dianggap tewas. Kecerdasan sekaligus ketakutan dan harapan sekaligus putus asa, beradu padu disampaikan setiap mimik Matt Damon.Demikianlah emosi yang berhasil disuguhkan sang sutradara, Ridley Scott dalam film yang menuai banyak kritik positif ini. Rotten Tomatoes memberi ranting film ini 92 persen dari 311 review. Metacritic pula memberi skor 80 dari 100 dengan status ‘good review’.

Film yang masuk banyak nominasi Oscar ini pun meraih pedapatan Box Office hingga USD 630 juta (sekitar Rp 6,3 triliun), jauh melebihi anggaran pembuatannya yang hanya USD 108 juta (kurang lebih Rp 1,1 triliun).

Tak hanya itu, mantan astronot NASA yang juga komandan International Space Station (ISS), Cmdr. Scott Kelly dalam sebuah acara CNBC menuturkan bahwa secara sains dan teknik, film The Martian mendekati keakuratan. Jadi memang bukan sebuah fiksi jika astronot dapat hidup di luar angkasa selama hampir 400 hari seperti dalam film.

“Bagian sains di dalamnya dan, kau tahu, aspek teknik dari misi, nempak sangat dipercaya dan sangat realistis,” ujarnya yang pernah mengantongi rekor sebagai astronot dengan catatan waktu terlama saat berada di luar angkasa.

2. Interstellar (2014)

Bersiaplah disuguhkan beragam ilmu antariksa yang membuat takjub akan dunia di luar angkasa nan jauh disana. Sebut saja penggambaran wormhole (lubang cacing), distorsi waktu, tesseract dan lain sebagainya. Film karya sutradara ternama Christopher Nolan ini benar-benar sarat ilmu luar angkasa yang digambarkan dengan pemahaman yang mudah tanpa merusak alur film.Dibintangi Matthew McConaughey dan Anne Hathaway, film ini pula mendapat respons positif dari mantan Astronot NASA, Garrett Reisman. Ia mengatakan bahwa grupnya,SpaceX, melakukan nobar dan segera jatuh cinta hingga sulit melupakan setiap adegan film Interstellar.

“Banyak hal yang dikisahkan Interstellar adalah suatu hal yang sangat akurat,” tuturnya dikutip dari Quora.

Hanya dua hal yang ia kritik dari film tersebut, yakni diameter endurance yang membawa tim McConaughey ke luar angkasa mencari planet baru untuk masa depan manusia, serta komunikasi informasi mengenai teori atau formula gravitasi yang hanya dengan data binary alih-alih dapat menggunakan White Board. Selain itu, Reisman sangat jatuh cinta pada pengisahan distorsi waktu dan luar angka

3.Gravity (2013)

Bagaimana rasanya tersesat di luar angkasa yang luas tak bertepi, seorang diri tanpa basic pengetahuan antariksa, dan tak membawa peralatan apapun kecuali pakaian astronot yang dikenakan. Belum lagi terjadi kerusakan sebuah satelit buatan yang menyebabkan badai sampah dan merusak banyak fasilitas luar angkasa. Kalut, takut, frustasi, ingin menangis dan menyerah akan hidup. Demikian yang dirasakan nyata saat menonton film Gravity yang dibintangi Sandra Bullock.

Film karya Alfonso Cuarón yang merangkap sebagai sutradara, produser sekaligus penulis naskah ini menjadi kebangkitan film hollywood bertema luar angkasa. Kesuksesannya kemudian membuat industri film berlomba-lomba membuat tandingannya.

Sejak Gravity tayang 2013, setiap tahunnya Hollywood memiliki satu film super blockbuster bertema space-adventure. Salah duanya yakni film yang disebut sebelumnya, Interstellar di tahun 2014 dan The Martian pada 2015. Adapun tahun ini, film coming soon ‘Passengers’ disebut-sebut akan meneruskan estafet tersebut.

Mantan Astronot NASA Scott Kelly mengatakan, ada satu dua kejadian pada film yang kurang tepat secara sains. Meski demikian, ia sangat takjub dengan penggambaran film yang sangat realistis. Kelly yang pernah menjalankan misi di ISS ini pun begitu heran dapat melihat pemandangan luar angkasa yang sama seperti saat bertugas, namun dengan versi film yang hanyalah sebuah edit komputer. Apalagi film ini pula berlatar di berbagai wahana antariksa, termasuk ISS.

“Walaupun, kau tahu, banyak hal tentangnya (film Gravity) yang tidak sesuai realita, namun penggambaran stasiun luar angkasa nampak sangat realistis,” tuturnya dikutip dari laman CNBC.

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 Film Favorit Presiden AS, dari Kennedy Hingga Obama

Review Doctor Strange; Penyegar sekaligus Pembeda Superhero Marvel