• in

    Aktor dan Musisi Tanah Air Akan Terlibat dalam Penggarapan Film dari Jepang

    Movimagz – Saat mendengar ada seseorang dari bangsa kita yang berhasil mencetak prestasi dan pengalaman positif di luar negeri, sedikitnya bisa ada perasaan bangga yang timbul dari dalam diri kita.

    Selain bisa membawa nama harum Indonesia hingga melampaui batas negara, orang-orang yang turut terlibat dalam proyek berskala internasional tentunya akan mendapatkan banyak pengalaman baru yang bisa saja tidak hanya bermanfaat bagi dirinya sendiri, melainkan juga orang banyak.

    Di dunia film, temen-temen mungkin sudah tahu bahwa ada segelintir aktor dari bangsa kita yang diakui kemampuannya di ranah internasional sehingga mereka pun sempat beberapa kali terlibat dalam film sekelas Hollywood.

    Sebut saja Joe Taslim, Iko Uwais, Yayan Ruhiyan. Christine Hakim, Cecep Arif Rahman, Cinta Laura, Ario Bayu, dan jajaran aktor lainnya yang mungkin sudah punya pengalaman di dunia film internasional meskipun tidak banyak orang yang tahu.

    Pada tahun 2015 silam, aktor laga Yayan Ruhiyan sempat digandeng untuk turut bermain dalam film dari Jepang berjudul Yakuza Apocalypse. Meskipun filmnya sendiri kurang menuai respon yang positif, tapi setidaknya Yayan Ruhiyan telah mendapatkan pengalaman yang belum tentu bisa dirasakan semua aktor Indonesia.

    Setelah menggaet Yayan, kali ini sineas Jepang kembali mengajak penggiat film dari Indonesia untuk turut terlibat dalam penggarapan film mereka yang berjudul Mayonaka no Kodomo yang berbunyi “Anak-anak Tengah Malam” jika dialihbahasakan ke bahasa Indonesia. Tidak hanya aktor saja yang akan diajak, kabarnya proyek film ini pun akan turut melibatkan musisi tanah air untuk mengisi lagu pengiringnya.

    ( Foto : Wartakota.tribunnews.com )

    Kami nantinya akan mengajak aktor dan penyanyi Indonesia dalam produksi film ini, dan akan mendukung masuknya film maupun media Indonesia ke Jepang sebagai tanda persahabatan kedua negara yang sudah lama terjalin. Kami pun akan mengikutsertakan film yang kami produksi ini ke sejumlah festival film internasional,”ungkap Keita Kuroe dan Shogo Sakuramoto selaku produser dari Uk Co Ltd, perusahaan yang menaungi penggarapan film tersebut (Sumber: Liputan 6).

    Film ini sendiri diadaptasi dari buku berjudul sama yang ditulis oleh Tsuji Hitonari yang baru saja diterbitkan pada bulan Juni kemarin, dan isinya diangkat dari situasi sosial yang benar-benar terjadi di Jepang. Lewat penyampaian yang estetis, buku ini mengungkap sisi gelap dari kehidupan bermasyarakat di negeri sakura itu.

    ( Foto : Wartakota.tribunnews.com )

    Hingga saat ini, Keita dan Shogo belum menyebutkan nama aktor yang akan diajak bergabung dalam proyek film ini. Sebagai penulis bukunya, Tsuji Hitonari mengungkapkan ketertarikannya untuk bekerja sama dengan sineas Indonesia untuk pembuatan film ini.

    Dalam waktu dekat, kami akan menggelar casting untuk mencari pemain yang akan berperan dalam film ini dan mencari penyanyi Indonesia untuk lagu temanya. Mudah-mudahan dengan keikutsertaan artis dan penyanyi Indonesia, akan memegang kunci kesuksesan film ini di tengah masyarakat,” tutur Tsuji.

  • in

    Rano Karno Menggarap Si Doel The Movie Karena Pesan Terakhir Mendiang Benyamin

    Movimagz – Setelah sudah lama tidak aktif di dunia hiburan, akhirnya Rano Karno berkarya lagi lewat film Si Doel The Movie yang kisahnya sempat menghiasi layar kaca di masa-masa 90’-an.

    Generasi anak muda sekarang mungkin banyak yang merasa asing dengan tokoh bernama Doel yang namanya kerap bersandingan dengan istilah “anak sekolahan” atau “anak Betawi” ini.

    Akan tetapi, bukan berarti kisah Doel dkk adalah karya yang akan tertelan oleh zaman. Di bawah naungan Falcon Pictures, Si Doel The Movie akan siap menghibur penonton di bulan Agustus tahun ini.

    ( Foto : Tribunnews.com )

    Jika ditanya soal alasan mengapa orang senang membuat film, mungkin kita akan mendengar pelbagai jenis jawaban yang berbeda.

    Namun, alasan yang dimiliki oleh Rano Karno di balik pembuatan film ini ternyata terbilang cukup spesial. Ternyata, aktor kelahiran tahun 1960 itu hanya berusaha untuk menuntaskan amanah yang sempat disampaikan kepadanya oleh mendiang Benyamin Sueb yang berperan sebagai tokoh Babe sebelum beliau mengembuskan napas terakhirnya.

    Amanah itu kurang-lebih isinya menyampaikan kepada Rano bahwa dia harus melestarikan kisah Si Doel. “Ya, ini ada amanah dari almarhum Babe Ben. Dan, ada yang menggantung pada cerita yang bikin penasaran penggemar Si Doel,”ungkap Rano.

    ( Foto : Yukepo.com )

    Yang membuat para penggemar Si Doel penasaran tentunya adalah nasib cinta segitiga antara Doel, Sarah (Cornelia Agatha), dan Zaenab (Maudy Koesnadi).

    Rano Karno sendiri mengatakan bahwa Si Doel The Movie bukan versi reboot atau remake dari kisah Si Doel yang sudah akrab dengan orang-orang.

    Selain Cornelia Agatha dan Maudy Koesnadi, proyek Si Doel The Movie menghadirkan juga wajah-wajah lama seperti Mandra dan Suti Karno.

    Meski demikian, Rano Karno sengaja tidak menampilkan tokoh Munaroh, kekasih Mandra yang diperankan oleh Maryati. Pasalnya, kisah dalam Si Doel The Movie akan dipersempit dan lebih fokus di persoalan cinta Doel saja.

    ( Foto : Viva.co.id )

    Walau ada aktor yang tidak mendapatkan kesempatan untuk bernostalgia saat melakukan adegan-adegan di proses syuting, tapi Rano Karno menjanjikan bahwa sekiranya Si Doel The Movie berhasil sukses di pasaran, dia berencana untuk membuat sekuelnya sehingga mungkin saja aktor-aktor yang tidak sempat ikut karena adanya satu dan lain hal pun dapat hadir kembali untuk para penonton.

    ( Foto : Kompas.com )

    Menjelang perilisan film yang akan tiba sebentar lagi, para pemain Si Doel The Movie menyempatkan diri mereka untuk berziarah ke makam Benyamin Sueb di Jakarta Pusat. Selain itu, mereka juga berziarah ke makam H. Tile yang dulunya berperan sebagai Engkong, dan Basuki yang dulunya berperan sebagai Mas Karyo.

  • in

    Park Bo Gum dan Song Hye Kyo Menjadi Pasangan dalam Serial Boyfriend

    Movimagz – Arus kedatangan serial drama Korea memang sudah nyaris tidak terbendung lagi. Dengan jumlah episode yang terlalu banyak, bahkan setiap serial drama yang akan tamat biasanya sudah memiliki serial pengganti yang akan mengisi slot kosong untuk jadwal berikutnya.

    Mulai dari muda sampai yang tua,  kehadiran serial drama Korea di tengah masyarakat kita tidak bisa dipungkiri.

    Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, di tahun ini pun akan bertayangan serial-serial drama Korea yang siap menghibur para penggemar. Di samping judul-judul seperti My Ahjussi, Mr. Sunshine, Are You Human Too?, dll, serial berjudul Boyfriend akan menjadi satu di antara yang tayang tahun ini.

    Dilansir via Naver, aktor dan aktris yang ditunjuk untuk menjadi pemeran utama dalam serial ini adalah Park Bo Gum dan Song Hye Kyo.

    Aktris Song Hye Kyo dan aktor Park Bo Gum telah dikonfirmasi muncul sebagai pemeran utama drama Boyfriend. Kami menarget premiere [drama ini] pada paruh kedua 2018, dan kami tengah sibuk melakukan pra-produksi,” ujar perwakilan dari Bon Factory, rumah produksi yang menaungi penggarapan serial tersebut.

    ( Foto : Koreaboo.com )

    Boyfriend sendiri mengisahkan hidup Cha Soo Hyun (Song Hye Kyo) yang merasa bahwa dia tidak pernah menjalani hidup sesuai dengan keinginannya.

    Lahir sebagai seorang putri dari politisi ternama, dia harus menjalani pernikahan politik dengan seorang konglomerat di usia muda. Rumah tangga yang tidak diberkati oleh cinta itu pun ternyata tidak ditakdirkan untuk bertahan hingga akhir hayat Cha Soo Hyun.

    Suatu saat, hidup Cha Soo Hyun yang terkesan murung mendadak berubah setelah dirinya bertemu dengan seorang pria bernama Kim Jin Hyuk (Park Bo Gum). Meskipun dia adalah orang yang sederhana dan lugu, tapi Kim Jin Hyuk dapat mencari kebahagiaan dari hal-hal sederhana dalam hidupnya.

    Namun, meski pertemuan mereka sekilas terdengar indah, ternyata romansa di antara mereka berdua tidak dapat berjalan mulus sebagaimana mestinya. Bahkan, hubungan yang mereka jalin bisa saja membuat keduanya hancur.

    Walaupun sempat tersiar kabar bahwa serial ini akan tayang di tvN, ternyata stasiun televisi kabel itu sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi.

    Kami sedang dalam pembicaraan mengenai apakah drama Boyfriend akan ditambahkan ke program tvN. Itu belum dikonfirmasi,” ujar perwakilan dari tvN (Sumber: Soompi).

    ( Foto : Allkpop.com )

    Drama ini merupakan drama pertama Song Hye Kyo dan Park Bo Gum sejak tahun 2016. Di tahun itu, Song Hye Kyo sukses memerankan tokoh dokter dalam serial Descendants of the Sun, sedangkan drama terakhir yang dibintangi oleh Park Bo Gum adalah Moonlight Drawn by Clouds.

  • in

    Sekuel Jurassic World Menjadi Film Non-Disney Pertama yang Mencetak Angka 1 Miliar Dolar di Tahun Ini

    Movimagz – Saat ini, Studio Walt Disney bisa dianggap sebagai distributor hiburan terbesar di dunia. Bagaimana tidak? Produk-produk Disney, terutama untuk film-filmnya, nyaris selalu mendapatkan sambutan yang hangat dari pelbagai golongan masyarakat.

    Pemerolehan itu tentunya wajar saja jika mengingat kisah-kisah yang disajikan oleh Disney biasanya mudah untuk dicerna dan bisa ditonton oleh semua kalangan umur. Keberhasilan Disney dalam menggaet Marvel dan Fox pun semakin memantapkan kedudukan Disney di dunia hiburan tingkat global.

    Popularitas Disney tentunya turut mendongkrak pemasukan yang diperoleh studio itu untuk film yang dirilis setiap tahunnya, dan kebanyakan di antaranya bahkan menjadi penguasa box office selama filmnya masih tayang di bioskop.

    Dengan asupan uang yang mengalir dengan deras, tampaknya di tahun ini lagi-lagi pihak Disney tidak perlu terlalu takut saat Solo: A Star Wars Story kurang mendapatkan respon yang diharapkan. Ditambah lagi, sebelumnya studio Disney sudah mengeruk pemasukan yang terhitung sangat fantastis lewat film Black Panther dan Avengers: Infinity War.

    ( Foto : Vox.com )

    Meskipun kedudukan Studio Disney terbilang sangat kokoh berkat keuntungan yang diraup lewat film-filmnya, bukan berarti film non-Disney tidak bisa mengikuti keberhasilan film Disney dari segi finansial. Mengutip dari Gamespot, Jurassic World: Fallen Kingdom yang tayang perdana pada bulan Juni kemarin adalah bukti bahwa film selain Disney pun bisa mencetak pemasukan hingga angka 1 miliar dolar di tingkat global.

    Di Amerika Serikat dan Kanada, Jurassic World: Fallen Kingdom menarik pemasukan sebesar 304, 8 juta dolar atau setara dengan 4,298 triliun rupiah. Sementara itu, di tingkat internasional, film yang disutradarai oleh J.A. Bayona ini meraup 700, 7 juta dolar atau setara dengan 10,038 triliun rupiah. Perlu dicatat, film ini belum dirilis di Jepang, lho. Jadi kemungkinan untuk memperoleh keuntungan yang lebih besar lagi masih terbuka lebar.

    ( Foto : Collider.com )

    Fallen Kingdom dirilis setelah mengikuti kesuksesan film pertamanya yang tayang pada tahun 2015. Jurassic World yang disutradarai oleh Colin Trevorrow telah berhasil mencetak angka 1,6 miliar dolar di tingkat global.

    Jika dibandingkan, Fallen Kingdom tampaknya harus memiliki waktu yang lebih banyak lagi jika mau menyusul kesuksesan film sebelumnya.

    Fallen Kingdom adalah film ketiga di tahun 2018 yang mencetak angka 1 miliar dolar untuk pemasukannya. Yang pertama adalah Black Panther, dan yang kedua adalah Avengers: Infinity War. Dipayungi oleh Universal Pictures, Jurassic World: Fallen Kingdom seolah menjadi anak tiri di antara dua film yang dinaungi oleh Walt Disney.

  • in

    Setelah Dilan 1990, Giliran Novel Karya Tere Liye yang Diadaptasi Menjadi Film

    Movimagz – Rumah produksi MAX Pictures telah berhasil meraup keuntungan yang sangat besar lewat film Dilan 1990 yang menggaet 6,3 juta penonton selama penayangannya di bioskop. Bercermin kepada kesuksesan tersebut, MAX Pictures pun berinisiatif untuk mengangkat lagi film yang diadaptasi dari novel populer di Indonesia dengan judul Rembulan Tenggelam di Wajahmu.

    ( Foto : Dikala-senggang.blogspot.com )

    Novel karya Tere Liye ini menceritakan bagaimana kehidupan ini dapat dipreteli lewat sejuta pertanyaan yang mungkin tidak akan pernah ada habisnya. Melalui sudut pandang tokoh bernama Rey, pembaca akan digiring ke dalam dunia imajinatif yang merangsang munculnya pelbagai tanda tanya terkait dengan bagaimana setiap manusia menjalani hidup di dunia.

    Rencana MAX Pictures untuk menghadirkan kisah Rembulan Tenggelam di Wajahmu di layar lebar diungkapkan langsung oleh bos rumah produksi tersebut, Ody Mulya Hidayat. Tidak tanggung-tanggung, MAX Pictures bahkan sampai mengontrak lima novel Tere Liye sekaligus untuk penggarapan film ini.

    “Kita memang ambil langsung empat sampai lima novel tere Liye yang best seller. Salah satunya ini (Rembulan Tenggelam di Wajahmu), yang empat masih ada di kita dan sedang dalam proses penulisan skrip,” ujar Ody di acara syukuran dan soft launching film Rembulan Tenggelam di Wajahmu (Sumber: Liputan 6).

    ( Foto : Guritanews.com )

    Menggarap film yang diadaptasi dari novel ini ternyata diikuti oleh tantangan tersendiri bagi MAX Pictures dalam proses penggarapannya. Pasalnya, di dalam novelnya sendiri terdapat sebuah kota imajinatif dengan corak arsitektur yang tidak umum.

    Oleh karena itu, penggarapan film yang naskahnya ditulis oleh Titien Wattimena ini akan mengikutsertakan penggunaan CGI (Computer Generated Imagery) untuk menyajikan latar sesuai dengan yang digambarkan dalam novelnya.

    Sebagai penulis novelnya, Tere Liye melibatkan diri dalam penggarapan film ini sebagai suprevisi naskah. Dia meminta langsung kepada Ody agar dia bisa memastikan cerita dalam film ini tidak menyimpang jauh dari novel yang dijadikan sebagai referensi cerita, dan sejauh ini, Tere Liye merasa puas dengan informasi-informasi terbaru yang berkaitan dengan penggarapan film yang disutradarai oleh Danial Rifki ini.

    ( Foto : Kapanlagi.com )

    Syuting Rembulan Tenggelam di Wajahmu akan dimulai pada tanggal 5 Juli mendatang. Jajaran aktor yang terlibat dalam penggarapan film ini di antaranya ada Arifin Putra, Ariyo Wahab, Cornelia Sunny, dan Anya Geraldine.

    Sebagai pemeran tokoh utama, Arifin Putra mengaku bahwa dirinya merasa tertantang dengan karakteristik tokoh Rey. Pasalnya, novel ini mengisahkan perjalanan spiritual yang dialami oleh Rey sejak dirinya muda sampai dia menginjak usia senja.

    Oleh karena itu, Arifin Putra harus sebisa mungkin menyeimbangkan setiap porsi karakter yang berkembang sesuai dengan usia yang sedang dijalani oleh tokoh tersebut.

  • in

    Review Ant-Man and the Wasp: Pelipur Lara Pasca-Infinity War

    Movimagz – Setelah rumah produksi Marvel Entertainment membuat geger para penggemarnya dengan Avengers: Infinity War yang dirilis pada bulan April silam, kali ini giliran Ant-Man and the Wasp yang siap menghibur para penggemar film fiksi superhero yang masih menjamur di perfilman dunia dewasa ini.

    Meskipun film ini baru dirilis setelah Infinity War, tapi kisah dalam film ini mengambil latar waktu dua tahun setelah kejadian dalam Captain America: Civil War.

    Setelah peristiwa tidak mengenakkan bersama para Avengers yang saling berseteru karena perbedaan cara pandang, Scott Lang (Paul Rudd) harus menjadi tahanan rumah selama dua tahun.

    Di tengah-tengah masa penahanannya, dia juga sedang berusaha untuk menyeimbangkan antara hidup sebagai superhero dan sebagai seorang ayah untuk putrinya, Cassie (Abby Ryder Fortson).

    Suatu waktu, takdir ternyata mempertemukan Scott dengan Hank Pym (Michael Douglas) dan Hope Van Dyne (Evangeline Lily) lagi, dan saat itu, ayah dan anak yang melatih dan mengawasi Scott sebagai Ant-Man di film pertamanya itu tengah mengerjakan proyek yang berkaitan dengan pembuatan portal dunia kuantum.

    Pada tahun 1987, Janet Van Dyne (Michelle Pfeiffer) terjebak di dimensi kuantum saat sedang menjalani misi bersama Hank, dan berhubung Hank sudah melihat bagaiamana Scott bisa keluar dari dimensi kuantum pada film pertamanya, dia pun berencana untuk mencari istrinya yang sudah lama hilang itu.

    ( Foto : Bustle.com )

    Mungkin Peyton Reed sebagai sutradara menyadari bahwa saat ini, perhatian para penggemar fiksi superhero—khususnya superhero keluaran Marvel—masih tertancap pada sekuel Avengers: Infinity War yang akan rilis tahun depan.

    Oleh karena itu, dia beserta seluruh tim penulis skenario lebih memilih untuk membuat cerita yang lebih ringan dan lebih fokus terhadap sekuens-sekuens aksi yang dilengkapi dengan efek visual canggih. Penonton tidak benar-benar dikasih waktu untuk beristirahat sejenak dari pelbagai gempuran dialog, aksi, dan efek visual yang terus-terusan menuntut perhatian.

    ( Foto : Gamespot.com )

    Dari antara semua superhero yang sudah tampil dalam Marvel Cinematic Universe, dapat dikatakan bahwa Ant-Man adalah karakter yang paling simpel.

    Jika dibandingkan dengan kekuatan tantara super, milyuner berbaju besi, dewa petir, dan karakter-karakter lainnya, kekuatan Scott Lang hanya membesarkecilkan tubuhnya saja. Ditinjau dari skala konflik, apa yang dihadapi oleh Ant-Man pun memiliki skala yang kecil jika dibandingkan dengan konflik-konflik yang dihadapi oleh para tokoh superhero pada umumnya.

    Scott Lang dan Ant-Man tidak menghadapi alien-alien berbahaya yang menginvasi bumi atau melawan monster yang diciptakan dari kegagalan praktek di laboratorium. Konflik utama yang mewarnai kisah Ant-Man and the Wasp adalah persoalan keluarga.

    Scott, Hope, dan Hank sama-sama ingin menjadi yang terbaik bagi keluarga mereka. Mereka semua memiliki motivasi masing-masing dalam misi, dan perbedaan motivasi itu pun nantinya menjadi bumbu pencipta konflik di antara mereka.

    ( Foto : Eonline.com )

    Jika melihat film pertamanya, tentunya kita dapat dengan mudahnya menilai bahwa tokoh utama dalam Ant-Man adalah Scott Lang.

    Namun, kedudukan tokoh dalam Ant-Man and the Wasp telah mengalami pergeseran karena di film ini, Hope Van Dyne mendapatkan porsi peran yang lebih banyak ketimbang Scott.

    Untungnya, berkat pesona Paul Rudd yang meyakinkan, dia tetap bisa menuntaskan perannya sebagai Ant-Man tanpa menghilangkan esensi tokoh itu sendiri di mata penonton.

    Kalau kamu beranggapan bahwa Infinity War adalah film Marvel yang paling menyedihkan, setidaknya Ant-Man and the Wasp bisa menjadi tontonan yang mencerahkan kembali atmosfir MCU yang sedang kelam karena ulah Thanos.

    Lewat penokohan dan cerita yang tidak neko-neko, Ant-Man and the Wasp akan menghibur kamu dengan tontonan Marvel yang lebih “membumi”.

  • in

    Solo: A Star Wars Story Dianggap Gagal, The Last Jedi Akan Di-remake?

    Movimagz – Dari sekian banyaknya film waralaba Star Wars yang dirilis, Solo: A Star Wars Story bisa dianggap sebagai produk yang paling gagal.

    Meskipun sebenarnya ada juga beberapa film Star Wars yang dianggap tidak berhasil mewakili kesuksesan waralaba yang menjadi ikon budaya pop tersebut, setidaknya keuntungan yang diraup oleh Lucasfilm selalu mencapai angka yang terhitung besarnya.

    Contohnya, Star Wars: Episode 1 – The Phantom Menace yang dianggap oleh para kritikus memiliki alur cerita yang datar dan membosankan tapi tetap mendulang keuntungan yang sangat besar dari segi finansial.

    ( Foto : Nerdist.com )

    Kegagalan Solo: A Star Wars Story dalam menguasai box office seolah menjadi petanda bahwa peribahasa “sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga” itu memang benar adanya. Dari segi keuntungan, film ini tidak berhasil mendekati kesuksesan film-film Star Wars lainnya, dan di sisi lain, banyak kritikus yang menganggap bahwa kisah Solo: A Star Wars Story tidak menggugah penontonnya dengan rasa penasaran.

    Sementara itu, para kritikus pun menganggap bahwa Alden Ehrenreich kurang berhasil menepis bayang-bayang Harrison Ford yang sudah sangat melekat dengan tokoh Han Solo yang diperankannya.

    ( Foto : Wegotthiscovered.com )

    Melihat fenomena tersebut, sekelompok produser mengkampanyekan proyek remake untuk Star Wars: The Last Jedi yang dirilis setahun sebelum Solo: A Star Wars Story. Mungkin mereka menganggap bahwa kegagalan Solo: A Star Wars Story merupakan dampak tidak langsung dari kurang puasnya para penggemar terhadap alur cerita yang disajikan dalam The Last Jedi.

    Perlu diketahui bahwa meskipun The Last Jedi mendapat perolehan yang bagus dari segi kritik dan finansial, namun banyak penggemar yang merasa bahwa cerita The Last Jedi seolah melenceng dari ekspetasi penggemar yang sudah setia mengikuti waralaba Star Wars sejak lama.

    Para produser yang tergabung dalam kampanye itu tidak hanya mengungkapkan keinginan mereka untuk menggarap ulang The Last Jedi, mereka bahkan sampai menyatakan kesediaan untuk menutupi semua biaya produksi yang dibutuhkan untuk penggarapan film tersebut.

    Menanggapi kampanye tersebut, Rian Johnson selaku sutradara The Last Jedi memberikan respon yang tidak terduga. Lewat akun Twitter-nya, Rian Johnson menulis balasan kepada akun benama Remake The Last Jedi dengan nada antusias.

    Walaupun begitu, akan sangat kecil kemungkinannya bagi pihak Disney dan Lucasfilm untuk mengabulkan permintaan yang diusung oleh kampanye tersebut, apalagi saat ini mereka tengah mempersiapkan episode terakhir dari trilogi sekuel yang diawali oleh Star Wars: The Force Awakens pada tahun 2015 silam.

    Melihat film sempalan mereka tidak berhasil menuai simpati yang positif, tersiar kabar bahwa Lucasfilm akan lebih fokus dengan trilogi utama dan mengesampingkan proyek film solo Boba Fett untuk sementara.

  • in

    Sukses Sebagai Ilusionis, Kini The Sacred Riana Menerima Tawaran Main Film

    Movimagz – Pesulap yang dikenal dengan nama panggung The Sacred Riana telah berhasil merebut banyak perhatian mulai dari dalam negeri hingga tingkat internasional.

    Gimmick yang selalu ditampilkan dalam setiap penampilannya menjadi daya tarik yang membuat pesulap ini terkesan unik dibanding peserta-peserta lainnya, dan kepiawaiannya pun telah membawa dirinya kepada status juara di ajang Asia’s Got Talent 2 yang berakhir di akhir tahun kemarin.

    ( Foto : Hot.detik.com )

    Setelah sukses sebagai seorang ilusionis ternama, karir The Sacred Riana ternyata tidak hanya berhenti di profesi pesulap saja. Manajer Riana, Bow Vernon, mengungkapkan bahwa pesulap yang memiliki nama asli Marie Antoinette Riana Graharani itu telah menerima tawaran untuk terlibat sebagai pemain dalam proyek film.

    Bukan hanya di perfom sulapnya saja, ada juga tawaran-tawaran lagi di luar dunia sulap yang bahkan kami enggak expect, tiba-tiba ada yang nawarin ‘Riana main film yuk‘,” ujar Bow saat ditemui bersama Riana di kawasan Senayan, Jakarta Selatan (Sumber: Kompas).

    Bow menceritakan bahwa tawaran-tawaran untuk bermain film memang berdatangan setelah Riana memenangkan ajang Asia’s Got Talent yang melambungkan namanya di dunia hiburan.

    Saat ditanyai apakah dirinya bersedia untuk bermain film atau tidak, ternyata Riana memberikan jawaban yang positif.

    ( Foto : Tabloidbintang.com )

    Setelah memberikan respon terhadap tawaran tersebut, Riana beserta tim manajemennya pun memilih satu di antara beberapa cerita yang akan memotret kisah horor dari The Sacred Riana dalam film.

    Ini lebih ke cerita film horor bukan yang kayak perjalanan dia as magician. Tapi kami bikin ada sebuah cerita di situ based on karakternya The Sacred Riana,” ucap Bow.

    Sejauh ini, judul film yang turut melibatkan The Sacred Riana ini masih dirahasiakan, dan baru saja tersiar kabar bahwa proses pengambilan gambar akan dimulai pada pertengahan bulan Juli.

    Jadi, buat temen-temen yang suka menonton penampilan The Sacred Riana, apakah kalian penasaran juga bagaimana jadinya jika pesulap bergaya gothic ini tampil di layar lebar? Tunggu saja tanggal mainnya, ya!

  • in

    Review Koki-koki Cilik: Mendidik Tanpa Menggurui

    Movimagz – Mengikuti tayangnya Kulari Ke Pantai sejak akhir bulan kemarin, hadir pula film anak-anak produksi tanah air yang tentu tidak kalah menariknya untuk dijadikan sebagai tontonan keluarga di ajang liburan, yaitu Koki-koki Cilik. Film yang disutrdarai oleh Ifa Ifansyah ini sudah bisa dinikmati di bioskop-bioskop dalam negeri sejak tanggal 5 Juli kemarin.

    Koki-koki Cilik menuturkan kisahnya lewat sudut pandang Bima (Farras Fatik), seorang anak laki-laki dari keluarga kurang mampu yang gemar memasak. Bima sangat ingin mengikuti sebuah ajang kemah memasak khusus anak-anak untuk menjajal kemampuannya, namun ibunya tidak memiliki cukup uang untuk membayar biaya pendaftarannya.

    Berhubung Bima dikenal sebagai anak yang baik, tetangga-tetangganya pun membantu Bima agar anak itu bisa mengikuti kompetisi yang dia impikan.

    Di kompetisi tersebut, ternyata perjalanan Bima tidak akan berjalan mudah. Di sana, dia harus bersaing dengan anak-anak lainnya yang sama-sama suka memasak. Bima sempat dipojokkan karena ketidakmampuannya dalam membuat masakan-masakan modern yang biasa dijumpai di hotel-hotel.

    Akan tetapi, berkat kesabaran dan tekadnya yang kuat, Bima tidak menghentikan kemauannya untuk belajar. Di sela-sela usahanya menjadi koki andal, Bima dipertemukan dengan seorang mantan koki terkenal yang memilih hidup terasing, Rama (Morgan Oey).

    ( Foto : Kincir.com )

    Pada umumnya, film anak dianggap sebagai sebuah produk yang harus sarat dengan nilai-nilai pendidikan di dalamnya, dan yang menjadi nilai lebih dari Koki-koki Cilik adalah cara penyampaian nilai pendidikannya yang tidak terlalu terkesan menggurui.

    Ajaran-ajaran yang positif memang penting kedudukannya dalam film anak, tapi jika cara penyampaiannya terlalu eksplisit dan malah menjadi dikte, nilai pengalaman estetis dari film itu akan berkurang dengan sendirinya. Dengan kata lain, Ifa Ifansyah telah berhasil membuat penonton nyaman dengan jalan cerita lewat skenario-skenario cerdas yang tidak pretensius.

    Dari segi tokoh, Farras Fatik memiliki kemungkinan yang sangat besar untuk menarik simpati dari para penontonnya lewat peran Bima.

    Walaupun latar tokoh Bima terkesan klise jika ditinjau secara sekilas, tapi Koki-koki Cilik telah menemani penonton untuk mengikuti perkembangan karakter yang cukup signifikan. Ditambah lagi, sebelum mengikuti ajang kemah memasak, Bima bagaikan hidup di dunia yang terlampau kecil dibanding cita-citanya yang besar.

    Makanya, setelah dia memperoleh kesempatan emas untuk melebarkan sayap, tentunya kita akan menemui perkembangan-perkembangan yang terjadi pada karakter Bima.

    Tokoh anak-anak lainnya pun tidak kalah menariknya. Bahkan, bisa dikatakan bahwa yang lebih kuat dari film ini adalah segi tokohnya, bukan ceritanya.

    Mereka semua terlibat dalam film ini sebagai pembawa suasana yang hangat sehingga film ini tidak sekadar menghibur penonton dengan jalan ceritanya saja, melainkan juga bisa membuat penonton nyaman untuk terus mengikuti alurnya.

    ( Foto : Kincir )

    Dari segi cerita, film ini bisa dibilang telah memberikan warna baru di dunia perfilman Indonesia karena Koki-koki Cilik adalah film anak-anak pertama di Indonesia yang mengangkat tema memasak.

    Walaupun kisahnya sederhana, bukan berarti kalian tidak akan terhibur dengan suasana hangat ala anak-anak yang tercerminkan dengan ceria lewat film ini.

  • in

    Gara-gara Piala Dunia, Drama Wok of Love Harus Menghilangkan Satu Episode

    Movimagz – Rating tinggi tidak selalu menjamin suatu proyek film untuk berjalan sesuai dengan yang sudah direncanakan. Ada banyak hal-hal lain yang dapat mempengaruhi proses penayangan, misalnya pengaturan jadwal yang berbentrokan dengan proyek lain.

    Hal itu pun terjadi pada serial Wok of Love yang harus berakhir lebih cepat dari yang sudah dijadwalkan oleh tim produksi.

    Dilansir dari CNN Indonesia, pada pekan lalu seorang juru bicara dari stasiun SBS yang menayangkan drama ini mengatakan bahwa Wok of Love akan berakhir kisahnya di episode ke-19. Padahal, sebelumnya Wok of Love dimaksudkan untuk tamat di episode ke-20.

    Drama yang memiliki judul alternatif Greasy Melo ini tayang setiap hari Senin dan Selasa, dan episode terakhir akan jatuh pada hari Selasa tanggal 17 Juli yang akan datang. Sementara itu, serial berjudul Thirty But Seventeen akan mengisi slot yang kosong setelah Wok of Love berakhir.

    Faktor yang membuat serial ini harus berakhir lebih cepat dari jadwal semestinya adalah ajang Piala Dunia yang tentunya akan membuat nyaris setiap stasiun televisi merombak jadwal penayangan di setiap harinya, dan penayangan ajang yang diadakan empat tahun sekali ini ternyata bersinggungan dengan jam tayang Wok of Love sehingga SBS harus mengganti jadwalnya.

    Menanggapi perubahan jadwal tersebut, tim produksi Wok of Love pun memutuskan untuk memangkas episode yang sudah mereka siapkan.

    Jika sempat ada dugaan bahwa dipangkasnya episode serial ini karena ratingnya yang bagus, dugaan itu tentunya benar-benar salah. Episode terbaru yang dirilis pada minggu terakhir bulan Juni berhasil meraih rating yang berkisar antara 7,5% sampai 9,3% di seluruh Korea.

    Rating itu hanya berselisih sedikit dengan rating episode sebelumnya yang mencapai angka 6,1% sampai 7,1%. Angka-angka itu menunjukkan bahwa serial ini termasuk cukup digandrungi oleh para pencinta drama Korea.

    ( Foto : Soompi.com )

    Wok of Love sendiri mengisahkan tentang seorang koki berbakat bernama Seo Poong (Lee Jun-ho) yang telah meniti karirnya selama bertahun-tahun sampai akhirnya dia menjadi seorang koki di sebuah restoring yang sangat bergengsi.

    Sayangnya, kesuksesan yang dia rasakan tidak ditakdirkan untuk berjalan langgeng. Popularitasnya kian meredup, dan akhirnya dia pun menjadi koki di sebuah restoran kecil. Tanpa disangka-sangka, nasibnya di restoran itu akan menggiringnya kepada situasi yang penuh dengan gejolak drama.

    Di sana lah dia bertemu dengan Dan Sae-woo (Jung Ryeo-won), seorang konglomerat cantik yang merasakan perubahan besar dalam hidupnya setelah memakan santapan yang sederhana di restoran Cina.

    Selain itu, ada Doo Chil-sung (Jang Hyuk), seorang pemilik gedung yang sempat hidup sebagai gangster dan pernah mendekam di penjara selama lima tahun.

  • in

    Daniel Craig Pensiun, Pierce Brosnan Ingin Tom Hardy Memerankan James Bond

    Movimagz – Setelah Pierce Brosnan mengakhiri perannya sebagai James Bond di film Die Another Day pada tahun 2002, peran sang agen mata ikonis yang dikenal dengan nama samara “007” itu jatuh kepada Daniel Craig yang memulai debutnya dalam film Casino Royale (2006).

    Sejauh ini, Craig sudah menyumbangkan tenaganya dalam 4 film, dan belakangan ini tersiar kabar bahwa aktor yang tahun ini menginjak usia 50 tahun itu akan segera pensiun sebagai James Bond.

    ( Foto : Bondsuits.com )

    Sebagai aktor veteran di semesta film James Bond, Pierce Brosnan mengungkapkan bahwa dirinya memiliki pilihan aktor favorit untuk menggantikan Daniel Craig nantinya, yaitu Tom Hardy. “Saya rasa Tom Hardy akan memerankan Bond dengan baik. Saya akan senang melihat dia melakukannya. Anda membutuhkan seorang aktor yang mampu memberikan guncangan yang dibutuhkan untuk menjadi seorang Bond,” ujar Pierce Brosnan dilansir dari Esquire.

    ( Foto : Nme.com )

    Walaupun Brosnan menyebutkan nama Tom Hardy sebagai aktor favoritnya untuk memerankan James Bond, dia tetap mengakui kualitas Daniel Craig sebagai pemeran agen 007.

    Daniel Craig telah menjadi James Bond yang luar biasa,” ujar Brosnan. “Fisiknya cukup bagus, dan dia terlihat mematikan. Anda bisa dibuat percaya bahwa dia benar-benar bisa membunuh orang.”

    ( Foto : Cinefilesreview.com )

    Setelah tampil sebagai pemeran utama dalam film Spectre yang dirilis pada tahun 2015 silam, Daniel Craig akan mengakhiri perjalanannya sebagai James Bond dalam film ke-25 dari serial cerita karya Ian Fleming yang rencananya akan dirilis tahun depan.

    Setelah tersiar pengumuman tentang kepensiunan Daniel Craig, sudah ada daftar nama aktor yang dielu-elukan sebagai pengganti Craig nantinya, di antaranya ada Idris Elba, Aidan Turner, dan James Norton.

    Selain munculnya nama-nama yang menjadi kandidat untuk pemeran James Bond, sempat juga ada perbincangan yang berkaitan dengan pergantian gender James Bond sehingga bisa saja nantinya pemeran James Bond adalah wanita.

    Meski demikian, Pierce Brosnan kurang setuju dengan gagasan itu karena dia takut kisah sang agen malah akan melenceng dari cerita orisinal yang lahir di tangan Ian Fleming.

    ( Foto : Biography.com )

    Kemampuan akting Tom Hardy memang tidak perlu dipertanyakan lagi. Dia selalu berusaha tampil maksimal dalam setiap peran yang dimainkannya sehingga wajar saja jika Pierce Brosnan tertarik kepada dirinya. Apakah Tom Hardy benar-benar akan menjadi pemeran James Bond selanjutnya? Kita lihat saja nanti.

  • in

    Jika Ada Musim Kedua, Gong Yoo Bersedia Untuk Berperan Lagi dalam Serial Goblin

    Movimagz – Sejak episode pertama dari serial Goblin tayang pada Desember tahun 2016 silam, serial ini menjadi salah satu serial drama Korea terpopuler yang berhasil mencuri perhatian banyak orang. Salah satu daya tarik serial ini, selain ceritanya yang cukup unik, adalah jajaran aktor yang popularitasnya sudah tidak perlu dipertanyakan lagi.

    Salah satu aktor yang turut terlibat dalam serial ini adalah Gong Yoo, yang kembali berkutat di layar kaca setelah dirinya menjalani masa vakum di bisnis serial televisi dan lebih memilih fokus ke proyek-proyek film layar lebar untuk sementara waktu.

    Di serial tersebut, Gong Yoo berperan menjadi seorang makhluk gaib bernama Kim Shin. Dia memiliki hidup abadi. Dulunya dia adalah seorang panglima perang yang setia pada rajanya. Namun, dirinya difitnah  dan dia dihukum mati dengan pedang miliknya sendiri.

    Meskipun begitu, kematian tidak benar-benar menjemputnya. Kim Shin terlahir kembali sebagai sosok makhluk gaib bernama Goblin, dan dia memiliki kekuatan untuk hidup abadi. Agar Kim Shin bisa meninggal dunia dengan tenang, dia memiliki satu misi.

    Dia harus mempersunting seorang manusia di dunia orang hidup. Takdir pun mempertemukannya dengan seorang wanita bernama Ji Eun Tak (Kim Go Eun).

    ( Foto : Dramafever.com )

    Lewat perannya sebagai Kim Shin, Gong Yoo menerima beberapa penghargaan. Salah satu yang diterimanya adalah penghargaan untuk kategori aktor terbaik di ajang Baeksang Art Award 2017 yang merupakan ajang penghargaan paling bergengsi di dunia pertelevisian dan perfilman Korea Selatan.

    Walaupun begitu, Gong Yoo sendiri sebenarnya sempat mengatakan bahwa proyek serial televisi begitu menghabiskan banyak tenaga, dan dia lebih memilih untuk kembali sibuk di dunia film layar lebar.

    Meskipun dirinya sudah terkesan lelah dengan proyek untuk serial televisi, namun Gong Yoo tetap menyatakan kesediaannya untuk bermain lagi di serial Goblin jika drama populer itu dibuatkan musim keduanya.

    Hal itu diungkapkannya di sebuah acara jumpa penggemar yang diadakan di Taiwan pada hari Minggu (24/6) kemarin. Saat ditanyai rencana Gong Yoo untuk ke depannya, aktor yang saat ini sedang menjalani masa istirahat setelah proyek serial Goblin berakhir itu mengatakan bahwa dirinya ingin terlibat dengan proyek baru secepatnya.

    Saya sedang berhati-hati dan teliti dalam memilih sebuah proyek baru karena saya menerima banyak cinta lewat Goblin, “ ujar aktor yang saat ini sudah menginjak usia 38 tahun itu (Sumber: CNN Indonesia).

    ( Foto : Koreaboo.com )

    Berkaitan dengan kesediaannya untuk berperan kembali sebagai Kim Shin di serial Goblin, Gong Yoo berkata, “Mungkin tidak ada rencana untuk (Goblin) musim kedua, tapi jika ada dan saya menerima sebuah tawaran, saya tidak melihat ada alasan bagi saya untuk bilang tidak.”

    Pernyataan Gong Yoo itu sudah cukup untuk meyakinkan para penggemarnya bahwa seandainya Goblin akan melanjutkan kisahnya di musim kedua, mereka dapat melihat lagi penampilan aktor kesayangan mereka yang sempat bermain di film Train To Busan itu.

    Akan tetapi, sejauh ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai keberlanjutan serial Goblin yang berakhir di awal tahun 2017 itu.

Load More
Congratulations. You've reached the end of the internet.